Hubungi Kami
+62 8115157888

5 Tren Event Organizer di Kalimantan Tahun 2025

Home Blog 5 Tren Event Organizer di Kalimantan Tahun 2025
Keramaian orang dalam suatu acara pameran otomotif di BSD, Tangerang, Banten, Indonesia

Industri event di Kalimantan mengalami transformasi signifikan dalam beberapa tahun belakangan. Seiring meningkatnya kebutuhan akan acara yang tidak hanya spektakuler, tetapi juga bermakna, ramah lingkungan, dan relevan secara budaya.

Tahun 2025 menandai kebangkitan tren baru dalam dunia event organizer (EO), khususnya di wilayah seperti Banjarmasin, Samarinda, Pontianak, hingga Palangkaraya.

Apa saja tren event organizer yang sedang dominan dan wajib diketahui oleh penyelenggara acara di Kalimantan? Berikut adalah 5 tren EO terbaru berdasarkan pengamatan industri dan perilaku pasar terkini.

1. Tren EO tahun ini: adaptasi konsep acara yang lebih fleksibel

A. Event Multitema: Festival, Lomba, Seminar dalam Satu Rangkaian

Penyelenggara kini menyatukan beberapa format acara menjadi satu pengalaman menyeluruh. Misalnya, satu rangkaian acara bisa berisi seminar edukatif di pagi hari dan lomba interaktif siang hari. Kemudian acara ditutup dengan konser lokal atau bazar UMKM pada malam hari.

    Tren event organizer ini terlihat di berbagai kota di Kalimantan, di mana satu momen dijadikan penggerak ekonomi kreatif dan pariwisata daerah sekaligus.

    B. Integrasi Budaya Lokal

    EO MICE di Kalimantan kini berlomba mengangkat elemen budaya lokal, sebut saja tari Dayak, kuliner Banjar, hingga ornamen khas Kutai, ke dalam dekorasi, rundown, maupun hadiah bagi peserta.

    Tak hanya menambah nilai estetika, integrasi budaya lokal memperkuat koneksi emosional peserta sekaligus menjadi ajang promosi kearifan lokal kepada pihak luar.

    C. Hybrid dan Nonhibrida Disesuaikan dengan Segmen

    Meskipun hybrid event (gabungan online dan offline) masih relevan, penyelenggara kini lebih selektif. Untuk event berskala lokal atau komunitas kecil, format nonhibrida lebih disukai karena lebih personal. Sementara untuk seminar nasional atau konferensi, format hybrid tetap dipilih agar audiens dari luar Kalimantan tetap bisa terlibat.

    2. Event Ramah Lingkungan (Sustainable Event)

    Kesadaran akan keberlanjutan mendorong banyak EO di Kalimantan beralih ke event minim sampah, menggunakan material daur ulang, serta menyajikan konsumsi lokal yang ramah lingkungan.

    Hal ini tak hanya mengurangi jejak karbon, tetapi juga menarik sponsor dan mitra CSR yang ingin menunjukkan kepedulian mereka terhadap praktik ramah lingkungan.

    3. Aktivasi Pengalaman (Experiential Activation)

    Peserta tidak hanya ingin hadir, mereka ingin merasakan pengalaman yang berkesan. EO kini mulai menambahkan photo booth interaktif, konten live streaming, AR/VR display, atau permainan gamifikasi untuk meningkatkan engagement selama acara berlangsung.

      Misalnya, event pameran produk bisa menyertakan demo penggunaan produk atau sesi workshop singkat di lokasi agar pengunjung merasa lebih terlibat.

      4. Kolaborasi dengan Komunitas Lokal

      EO di Kalimantan kini tidak berjalan sendiri. Banyak acara yang melibatkan komunitas lokal—baik sebagai pengisi acara, relawan, hingga co-host. Kolaborasi ini memperkuat jejaring sosial, memperluas promosi organik, dan menciptakan dampak sosial yang lebih luas.

      Contoh tren ini bisa dilihat dari berbagai event di Banjarmasin yang melibatkan komunitas seni jalanan, UMKM kuliner lokal, hingga pelajar sebagai panitia pendukung.

      5. Penekanan pada Evaluasi dan Data

      EO kini memanfaatkan teknologi untuk mengukur efektivitas acara secara real-time: dari jumlah pengunjung, waktu kunjungan, interaksi peserta, hingga feedback pasca-event. Data ini penting untuk menyempurnakan strategi penyelenggaraan acara berikutnya, baik dari sisi konten, promosi, maupun anggaran.

        Kesimpulan: pelajari tren event organizer sebelum bekerja sama dengan vendor

        Dari lima tren event organizer yang telah kami sebutkan di atas, terlihat bahwa inovasi yang tetap menghargai kearifan lokal adalah kunci sukses industri EO di Kalimantan. EO yang mampu menyesuaikan konsep acaranya dengan kondisi lokal, teknologi yang tersedia, serta nilai budaya akan lebih disukai oleh klien maupun peserta.

        Postingan Populer
        Keramaian orang dalam suatu acara pameran otomotif di BSD, Tangerang, Banten, Indonesia
        Paket Komplit EO dan Percetakan unt...
        Mesin printing solusi cetak cepat berkualitas tinggi
        Digital Printing: Solusi Cetak Cepa...
        jasa percetakan
        Mengapa Percetakan Tradisional Masi...
        Keramaian orang dalam suatu acara pameran otomotif di BSD, Tangerang, Banten, Indonesia
        5 Tren Event Organizer di Kalimanta...
        Hall conference dengan perlengkapan MICE modern di Eropa dan Indonesia
        Teknologi Mutakhir Pelengkap Jasa M...
        Kategori
        Advertising Blog Digital Marketing Digital Printing Jasa branding Jasa Event Organizer Kontraktor Booth MICE Percetakan
        Tags
        advertising agency billboard digital blogger creative advertising digital marketing digital printing digital printing banjarmasin eo profesional google business hybrid event